Sunday, October 23, 2016

Ekonomi Indonesia Di Mata Dunia

Menjadi negara maju pasti jadi impian setiap bangsa di dunia. Tidak ada warga negara yang bangga jika tempat tinggalnya disebut sebagai negara terbelakang atau negara miskin. Sama halnya dengan Indonesia. Kita sebagai rakyat Indonesia pasti bangga jika tanah air yang tercinta ini disebut sebagai negara yang maju. Namun, faktanya sampai pada saat ini, Indonesia masih termasuk negara yang masih pada tahap negara berkembang.

Sebagai negara yang sedang berkembang, ada beberapa tokoh di negara kita ini mencoba untuk memecahkan masalah-masalah perekonomian, baik untuk meningkatkan pertumbuhan negara maupun memperbaiki sistem perekonomian Indonesia. Sebagian dari kita mungkin juga sudah tahu, untuk membangun suatu negara diperlukan empat unsur utama, yaitu sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), modal, dan kewirausahaan.

Ekonomi Indonesia Di Mata Dunia Inilah Faktanya

Bukti Perekonomian Indonesia Di Mata Dunia

Negara Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia ini, dengan jumlah pemilih mencapai 187 juta orang. Angka ini meliputi  67 juta pemilih pemula. Berarti tinggi nya angkatan kerja di Indonesia, sehingga membuat Indonesia ekonomi nya dapat tumbuh dan berkembang. Indonesia merupakan negara yang mempunyai peran penting dalam bidang ekonomi. Memang pada tahun 98 lalu ekonomi Indonesia sempat lumpuh karena krisis finansial Asia. Negara Indonesia kemudian bangkit dan tumbuh menjadi negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Indonesia juga menjadi anggota G20 dan salah satu negara terbaik dari sisi performa kinerja ekonomi.

Indonesia kemudian dikategorikan dalam kelompok ekonomi Mint, bersama Meksiko, Nigeria, dan Turki. Mint merupakan kelompok ekonomi pasar baru yang terus berkembang. Negara dengan penduduk terpadat ke-4 terbanyak dunia itu diproyeksikan akan masuk dalam 7 negara terbesar di dunia tahun 2030.

Selama beberapa tahun terakhir, Indonesia kembali masuk dalam jajaran negara tujuan utama investasi dunia dengan menyandang predikat investment grade. Indonesia pun tetap tumbuh kuat di masa resesi global karena ditopang konsumsi domestik yang sehat. Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia terus tumbuh dan diperkirakan mencapai 5,7 persen.

Namun, 32 juta orang Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan. Potensi perekonomian Indonesia pun masih digerogoti oleh tingginya praktik korupsi dan minimnya infrastruktur. Di tengah krisis global, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh rata-rata di atas 6% dan menempatkan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di dunia setelah tiongkok yang tumbuh sebesar 7,7%. pertumbuhan ekonomi seperti malaysia hanya tumbuh 5,3%, Singapura 1,5%, Vietnam 4,4% dan Thailand 2,6%. Ekonomi yang tumbuh dengan stabil maka mendorong investor menanamkan modalnya.

Kondusifnya iklim investasi di Indonesia mendapatkan pengakuan dari tiga pemeringkat internasional yang menempatkan Indonesia sebagai Negara layak investasi. oleh Moody’s pada akhir JUni 2013 menaikan prospek peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi positif pada level Baa3. The Fitch mempertahankan peringkat Indonesia pada level BBB- dengan prospek stabil. Japan Credit Rating Agency (JCRA) mempertahankan peringkat investasi Indonesia pada BBB – dengan prospek stabil.

sumber : totalserve.biz

The post Ekonomi Indonesia Di Mata Dunia appeared first on Halo Dunia.



from Halo Dunia http://ift.tt/2exDdbx
via IFTTT

0 comments:

Post a Comment